Yogi S. Respati – Best Paper and Oral Presenter HAGI-SEG 2010

Nusa Dua, 22 Juli 2010

Pada Tanggal tersebut, Yogi Saktyan Respati, Mahasiswa angkatan 2007 Jurusan Teknik Geologi UGM mempresentasikan “paper” (yang dibuatnya bersama 3 mahasiswa TGL FT UGM lainnya (Azim S., Iren, dan Asnanto dibawah bimbingan dan asuhan Bpk. Salahudin H.) yang berjudul “GIS Analysis of Mass Movement on Girimulyo District, Kulon Progo, D.IY and Study of Controlling Factors” di “Orchid Room”, Lt.1., Bali International Convention Center.

Dia adalah presenter terakhir kategori “student session”, tepat dihari terakhir penutupan rangkaian HAGI-SEG 2010. 11 presenter terdiri dari 5 mahasiswa Fisika dan Geofisika ITB, 2 mahasiswa Geofisika UGM, 2 mahasiswa Geofisika UNPAD dan 2 mahasiswa Geofisika UNIBRAW.

Tema papernya juga tidak berhubungan langsung dengan geofisika dan tema IAGI-SEG 2010 (Energy for Now and Future), namun chairperson yang kebetulan orang bule “Mr. Scots – Genting Oil” dan co-chairperson yang asli Indonesia tampak terpukau dengan presentasi yang disampaikan dengan bahasa Inggris yang baik, lancar, cepat hingga mendekati “ngebut” (entah gregory atau dikejar2 waktu) dan seluruh pertanyaan dari si-bule dibabat habis.

Paska presentasi, sang mahasiswa masih tampak menyesal karena presentasinya disampaikan dengan cepat dan terburu-buru. Rasa kekesalannya ini terus berlanjut hingga di meja “Lunch” yang juga menjadi arena penutupan. Kami duduk di meja belakang yang diisi oleh 6 orang yakni Yogi, 3 mahasiswa penulis lainnya, Saya dan Fay (Student Volunter HAGI SEG – Mahasiswa 2007 Geo-UGM).

Detik-detik menegangkan itu tiba. Kategori pertama yakni best paper and oral presenter untuk kategori “Student Session” dibacakan. Tepuk tangan dan sorak sorai langsung membahana di meja kami yang sontak menjadi pusat perhatian khususnya Bpk. Awang Harun S. yang duduk di depan meja kami pada saat layar monitor menampilkan nama depan pemenang yakni “YOGI”. Apa yang kemudian terucap dari mulutnya?. Yogi berkata, “Cepat dan terburu-buru saja bisa menang”. Saya langsung menyahut, “Hahaha……”.

Momen yang juga spesial adalah saat Bpk. Elan Biantoro, Presiden HAGI, menawarkan diri untuk memotret kami ber-enam di depan podium kemenangan. Beliau berkata, “Kapan lagi presiden HAGI memotret mahasiswa”. Sembari setelah itu, beliau memberi ucapan selamat dan turut berbangga atas kemenangan tersebut.

Ini menjadi kado indah bagi Ibunda Yogi yang telah tiada 2 tahun lalu. Ini juga menjadi kado kebanggaan bagi Fay yang berulang tahun di hari itu dan saya yang bertambah tua pada dua hari sebelumnya. Semangat perjuangan yang luarbiasa yang Ia tunjukkan menambah daftar keberhasilan dan kesuksesan prestasi mahasiswa TGL FT UGM dalam tahun 2010, setelah pada bulan April 2010 berhasil meraih juara umum Olimpiade Geologi Indonesia untuk ke-3 kalinya berturut-turut. Semoga pada PIT IAGI 2010 yang akan diselenggarakan pada bulan Nopember 2010 di Lombok, 15 kontingen mahasiswa Teknik Geologi FT UGM dapat mempersembahkan hasil terbaik dan membanggakan.

Semua karena pahlawan tanpa tanda jasa itu, karena dukungan alumni, karena PEARL OIL, Newmont dan BP MIGAS yang turut serta mensponsori transportasi dan akomodasi 4 mahasiswa tersebut, tentunya yang paling utama adalah karena tekad dan semangat perjuangan tanpa kenal lelah dari mahasiswa itu sendiri meskipun meraka sedang dalam masa KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Selamat untuk Bu Kajur dan jajaran Dosen, semoga ini bukan yang terakhir, amin.

Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan dalam penyampaian dan salah dalam penulisan nama maupun informasi.